Posted by: mirzaa | J May, 2008

saya kesetrum listrik 1000watt !!!

Sungguh pengalaman saya yang tak akan pernah saya lupakan seumur hidup.

Coba tebak apa itu?

Bukan bukan, bukan nyalain petasan dalam hidung, bukan pula mencoba menyandra anak kuntilanak, apalagi membakar bulu hidung bapak polisi galak.

Jadi sekarang anda bisa tenang karena saya tidak melakukan hal-hal tersebut diatas.

Jadi ceritanya begini,

Suatu hari hujan deras mengguyur kota disertai angin kencang yang sepoi-sepoi (eh salah, maksudnya menderu-deru).

Kejadian ini telah berlangsung selama 3hari berturut-turut, dan hebohnya lagi listrik di komplek perumahan saya mati total.

Sehingga selama 3malam berturut turut (biasanya mulai pukul 19.00-22.00) kami harus rela bergelap gelap ria, berasa kayak lagi dijaman pitecantropus erectus gituh..

Ditambah lagi dengan kesengsaraan jaringan telepon yang padam.

Huh, benar-benar membuat hati saya gundah gulana lalalala….

Hal inilah yang membuat saya berinisiatif unuk mengusulkan pada ayahanda tercinta untuk memasang generator dirumah kami yang jika mati listrik akan menyala dan membuat listrik dirumah kami tidak ikut padam.

Beruntung ternyata permintaan saya ini di setujui olehnya.

Karena dia juga amat merasa terganggu dengan masalah mati listrik, seperti apa yang saya rasakan..

Kenapa saya merasa amat terganggu?

Ya karena di kegelapan malam saya menjadi tidak terlihat!

Hehehe…

Maka keesokan harinya saya di minta oleh ayah saya untuk membeli alat generator itu.

Saat itu saya benar-benar tidak mengetahui harga benda itu.

Yah, saat itu saya perkirakan kalau harga benda itu hanya sekitar 1-2jt saja.

Oleh karena itu saya hanya meminta uang sebanyak itu.

Setelah mendapatkan uangnya, maka saya segera berangkat untuk membeli.

Setibanya disana, saya bertanya kepada penjaga toko.

Saya : mbak ada generator untuk yang mati listrik itu?

Dia : oh, maksudnya yang untuk digunakan saat mati listrik kayak di mall-mall itu?

Saya : loh, emangnya mall-mall juga pake ya? Pantesan dia ga pernah mati lampu.

Dia : iya donk mas, kan biar pengunjungnya ga pada lari kalo mati lampu.

Saya : ngapain lari, enakan juga menjarah aja barang-barang disana.

Dia : hehehe, iya juga ya mas (senyum setan)

Saya : ada ga mbak generatornya?

Dia : ada mas, mau yang berapa watt?

Saya : waddah, saya juga ga tau berapa watt, pokoknya yang bisa dipake dirumah.

Dia : ya tergantung mas, kalo pemakaian listrik dirumah hanya kecil ya pakai yang 1000watt juga udah cukup kok.Tapi kalo besar, ya pakai yang 4000watt.

Saya : hmmm, ga paham mbak! (bodoh). Harganya berapaan aja tuh?

Dia : kalo yang 1000watt harganya 1,8jt. Yang 2000watt harganya 3,5jt. Kalo yang 4000watt harganya 6jt.

Saya : bused mbak, kok mahal amat?

Dia : hehehe, memang segitu mas harganya.

Saya : yaudah deh mbak, kalo boleh yang 1000watt harganya 1,5jt aja yah?

Dia : dipotong jadi 1,7jt deh mas.

Saya : kalo beleh 1,5jt saya ambil. Kalo ga, saya ambil ditoko sebelah nih (kayak ditoko emperan ajah nawarnya).

Dia : yaudah deh mas buat penglaris lah.

Saya : nah gitu donk mbak, saya doakan tambah gede deh nih toko.

Dia : amin, tapi ini kan punya boss saya. Doakan juga saya tambah kaya ya mas.hehehe..

Saya : hehehe,, iya iya. (emangnya saya pak kiai apah?)

Lalu setelah transaksi usai, saya bergegas membawa alat besar itu kerumah.

Setiba dirumah, saya mencoba alat itu.

Alat itu hanya bekerja sebentar dan mati kembali.

Saya pikir bahwa bahan bakar alat itu habis, maka saya bergegas membeli bensin.

Setelah diisi maka saya pasang kembali kabelnya.

Nah, pada saat akan memasang kabel itulah kejadian dahsyad ini terjadi.

SAYA TERSENGAT ALIRAN LISTRIK 1000watt !!!

Hebad bukan?

Saya terpental sekitar 0,5meter.

Mendengar ada keributan diatas, maka ayah saya yang sedang ada dilantai bawah langsung bergegas naik keatas.

Ayah : kamu kenapa nak?

Saya : ga tau pah, aku pusing

Ayah : duh, kamu pucet banget. Kenapa sih?

Saya : ga tau pah, aku pusing

Ayah : kamu kesetrum yah?

Saya : ga tau pah, aku pusing

Setelah menyadari bahwa anaknya hanya dapat menjawab dengan kalimat ”aku pusing”, maka dia memerintahkan pembantu saya untuk membuatkan air jeruk hangat.

Dan saya pun dibopong keatas kasur di kamar saya.

Saya tidak dapat melihat dan mendengar dengan baik, dan yang saya rasakan saat itu hanyalah pusing yang teramat sangat.

Sekitar 2jam berlalu, keadaan saya membaik dan sudah merasa sehat kembali.

Namun saya benar-benar masih penasaran dengan alat besar itu.

Saya kembali mencoba, namun kini dengan lebih hati-hati.

Setelah dicoba berulang kali, namun tetap seperti itu.

Alat itu hanya mampu bekerja sebentar, kemudian kembali mati lagi.

Lalu kejadian ini saya konsultasikan kepada ayah, ibu, adik, dan pembantu saya.

Ternyata mencapai mufakat bahwa kebutuhan listrik dirumah kami melebihi kemampuan alat tersebut.

Dan keesokan harinya setelah pulang kuliah, saya melihat alat sebesar anak gajah ngejogrog didepan rumah.

Trus saya tanyakan pada pembantu saya, dan dia menjawab bahwa itu adalah generator yang baru.

Maka dengan keyakinan segenap hati, saya tak mau lagi bermain-main dengan alat itu.

Kemaren malem saja kesetrum 1000watt udah kerasa kayak mau terbang gitu.

Apalagi ini sekarang ada generator dengan kekuatan 4000watt yang seakan-akan tersenyum kepada saya untuk mengajak saya bermain dengannya.

Tapi saya dengan tegas menolak, tidak!!!

Saya masih mau melihat matahari pagi, duduk terkantuk kantuk dikampus, makan lotek papi bagyo, tertidur dikamar mandi rumah sampe di ketuk-ketuk pintunya, juga masih ingin melihat senyum kekasih saya.

Jadi dengan tegas mari kita ucapkan,

SAY NO TO GENERATOR !!!

Sedikit tips dari saya:

Jika ingin beli generator, sesuaikan dengan kebutuhan ruamah anda dan hindari penggunaan alat bahaya ini untuk pijat refleksi.

-mirza-

Responses

hahaha apik2

gantian km baca blog ak su!!!

hohoho

lo kesetrum ja?hahaha

Leave a response

Your response:

Categories