oke para pembaca setia “tips&trick” dari mirza si anak bodoh.
kali ini saya akan menuliskan dan berbagi sedikit tips ampuh saya dalam menghilangka bulu badan anda (ex; bulu kaki,kumis,ketek,dan bulu pantat).
oya, semua trik yang saya suguhkan kepada anda sejak pertma kali saya menulis blog edisi “tips&trik” adalah hasil riset saya sendiri yang murni dari kejadian yang saya alami sendiri.
oke,segera kita mulai saja.
jadi ceritanya begini, pada saat saya umur sekitar 11tahun dimana orang-orang menyebutnya sebagai umur dimana saat-saatnya banyak menemukan hal baru (termasuk juga menemukan lembaran uang limaratusan bergambar monyet india di kantung celana sekolah saat kehabisan duit buat naik bis).
nah saat itu saya sedang liburan panjang sekolah, lalu kami sekeluarga memutuskan untuk berkunjung ketempat sodara saya.
nah sodara saya itu seumuran dengan saya, dan memiliki masalah dengan bulu kaki yang teramat lebat.
saya sebagai ahli dalam terapi penyembuhan berbagai masalah kelamin pun segera bertindak, whuzzup whuzzzup singkat cerita sore itu saya membeli alat cukur di warung dekat rumah sodara saya itu.
nama warungnya adalah warung “Bu Par”.
lalu saya bergegas pergi ke dapur dan membawa bawang merah beserta alat cukur itu ke ruang tamu dimana sodara saya itu sedang ngejogrog sembari ngemil coklat batangan (masa iya mau ngemil emas batangan).
Nah,lalu saya memerintahkan kepadanya untuk meletakkan coklat itu dimulut saya.
Kenapa? ya karena saya pengen coklat itu!
lalu, saya memerintahkan kepadanya untuk menyelonjorkan kaki di meja.
nah,terlihatlah itu bulu kaki yang tebelnya kayak bulu anjing tetangga saya bernama Bu Lelo.
wuih, ngeri deh ah.
lalu,saya mengeluarkan pisau cukur dan mulai bekerja.
Nguiiing nguiing, whuzzzup whuzzzup, juddeg juddeg.
oke selesai, maka kaki sodara saya itupun mulus.
dia pun berkata “yah, gitu aja sih udah biasa”
saya pun menjawab ” weitz,tenang brur.Ini belum selesai”
lalu saya mengeluarkan irisan bawang merah.
Dia berteriak “woi, mau bikin nasi goreng ya?”
saya menyangkal “whuu,dasar ndeso.Ini tu obat ajaib tau”
dengan sigap saya mengoles-ngoleskan itu bawang ke kakinya.
Entah mengapa dia berteriak-teriak.
Oh,ternyata terapi itu sedikit berefek perih.
tapi saya amat sangat yakin bahwa itu adalah mujarab bin manjur binti ampuh.
Karena kegaduhan terjadi diruang tamu sudah mulai mengusik om saya, lalu dia menghampiri kami.
Om : “loh itu ngapain?”
Saya: “ini om ngilangin bulu kakinya (red.untuk menjaga bama baik pasien saya maka saya beri nama dia “dito”)
dito : “aduh perih pah”
Om : “loh kok pake bawang merah?”
Saya: “iya om, biar ilang permanen”
Om : “Oh,yaudah hati-hati yah”
(mungkin karena om saya itu percaya pada saya maka ia membiarkan anaknya menjadi pasien saya)
dito : “udah belum sih, sakit”
Saya: “ntar lagi”
nah pada malam itupun, kaki dito tidak tumbuh bulu kaki lagi.
tapi berdampak sedikit bau bawang.
Tapi ya lumayan lah, tidak tumbuh bulu kaki.
hebat bukan?
sore hari sekitar pukul 15.00pm saya memberikan pengobatan dan malam harinya pun tidak tumbuh..!!
hebat..!!!
yaaah,begitulah. Saya memang jenius.
Keesokan paginya saya bersiap untuk pulang karena liburan hampir usai.
Tapi sebagai terapyst yang bertanggung jawab, saya pun berpesan padanya untuk memberi kabar tentang kemajuan bulu kakinya.
2 hari kemudian, saat saya sudah berada dirumah.
Telepon saya berdering.
Saya: “Halo, siapa ini?”
Dito : “aku dito”
Saya: “oh, gimana to? Bulu kakinya gak tumbuh kan?”
Dito : “apanya ga tumbuh?! Ini tambah lebat tauk!”
Saya: “tapi kan waktu itu sorenya ku obatin,trus malemnya gak tumbuh”
Dito : “gak tau juga ah!”
Saya: “oh yaudah ntar waktu liburan ku obatin lagi”
Dito : “ga usah ah”
Nah,setelah saya beranjak dewasa saya baru tersadar bahwa terpi saya itu tidak berguna.
Iyalah, gak tumbuh.
Lah, mana mungkin ada orang yang bulu kakinya bisa langsung tumbuh dalam beberapa jam setelah dicukur.
Jadi fungsi bawang merah itu hanya sebagai media pembuat perih kaki saja.
Tapi lumayan lah, setidakknya saya sudah berusaha untuk mengobati sodara saya.
_mirza_